Korban Corona Bertambah Jadi 636 Orang

Korban meninggal dunia akibat dari virus Corona di Provinsi Hubei, China, sampai dengan Jumat (8/1) sudah mencapai 618 orang atau jumlah itu bertambah menjadi 73 orang. Total kematian karena wabah virus corona di seluruh dunia sendiri mencapai 636 orang.

Korban Bertambah 73 Orang

Komisi Kesehatan China, dilansir dari CNN Indonesia, mencatat kasus infeksi virus corona sekarang ini meningkat jadi 22.112 di Provinsi Hubei atau bisa dikatakan bertambah 3.143 kasus baru. Dan diperkirakan 15.804 orang dengan 841 di antaranya dalam kondisi kritis dan sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Total kasus infeksi virus corona di China sendiri sejauh ini telah mencapai 31.161. dan lebih dari 4.8000 penderita bandar toto terpercaya sekarang ini dalam kondisi membutuhkan perawatan medis yang serius. Jumlah infeksi virus corona sendiri diprediksi masih bakal tumbuh secara signifikan.

Pemerintah China sendiri mengatakan lebih dari 26 ribu sekarang ini dicurigai terkena infeksi virus corona. Sebelumnya WHO terpaksa memperbaiki laporan tentang perkembangan penyebaran virus corona yang mana menghantui dunia di awal pekan ini. Perbaikan ini pasalnya dilakukan setelah badan kesehatan dunia tersebut keliru menyatakan jumlah kasus positif virus corona di Taiwan. Dan dalam laporan awalnya, WHO menyatakan bahwa ada 11 kasus virus corona yang dikonfirmasi sejauh ini oleh Taiwan. Akan tetapi, setelah direvisi, WHO Cuma menyebutkan bahwa “Taipe dan sekitarnya” untuk merujuk Taiwan.

Pemerintah China Bangun 2 Rumah Sakit Darurat

Untuk mengatasi penyebaran virus corona ini, pemerintah China membangun 2 buah rumah sakit darurat yang dibangun di Wuhan sejauh ini. Dan rumah sakit baru itu dinyatakan siap untuk menampung dan merawat pasien-pasien yang terinfeksi virus corona. Masing-masing rumah sakit darurat itu jika berjalan sesuai rencananya siap menampung pasiennya dari 1.000 sampai dengan 1.600 orang.

Meningkatnya penyebaran virus corona ini membuat pemerintah China berencana untuk menambah 3 rumah sakit darurat lagi untuk kebutuhan perawatan. Rumah sakit yang bakal dibangun ini adalah bangunan stadion dan ruang pameran yang terletak di Distrik Jianghan, Wuchang dan juga Dongxihu.

Pemerintah China mengatakan sekarang ini yang paling dibutuhkan oleh tim medis adalah pasokan media seperti masker bedah, baju medis dan kacamata medis untuk menghadapi penyebaran virus corona. Komisi Kesehatan China menyatakan sekarang ini pasokan dan kebutuhan keperluan medis bisa dikatakan jomplang. Kebutuhan keperluan medis sekarang ini amat mendesak, khususnya di pusat penyebaran virus corona yaitu di Kota Wuhan dan Provonsi Hubei, China.

Untuk mengatasi lonjakan permintaan ini, Direktur Komisi Kesehatan China, Jiao Yahui berkata bahwa pemerintah telah meinta pabrik untuk meningkatkan produk. Sejauh ini, China Cuma mengandalkan pada impor saja dan juga sumbangan dari negara-negara sahabat.

Rumah sakit sejauh ini menjadi lembaga yang mana paling membutuhkan pakaian medis dan juga masker N95. Demi menghemat penggunaan alat-alat yang langka itu, tidak sedikit pekerja medis yang memilih untuk tinggal di bangsal isolasi untuk waktu yang lebih lama. Dan sampai dengan saat ini, negara seperti Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Jepang, Turki, Prancis, Kazakhstan, Pakistan, Vatikan, Iran dan juga Belarus sudah menujukkan perhatiannya dengan mengirimkan sumbangan pasokan perlatan medis ke Negara Tirau Bambu itu.

Hua Cungying selaku juru bicara Kementerian Luar Negeri menyampaikan ucapan terima kasihnya pada Jepang yang telah mengirimkan sumbangannya berupa masker, baju medis dan kacamata.